Prediksi Mati

Beberapa kali tubuhnya disapa kematian
Bahkan keranda sudah dipersiapkan
Sesekali tubuhnya terpisah dengan jiwa yang selama ini bersemayam
Ketika jiwanya bangun, yang ada hanya hijau
Hijau, hijau dan terang sekali
Setelah itu dia akan bercerita kepada anaknya

Beberapa kali pula dokter bilang pasrah
Umurnya tak lebih dari usia jagung
Istrinya mencicil mengaburkan sejarah tentangnya
Agar tak merasa kehilangan salah satu penopang keluarga
Setelah itu dia akan terkikik geli
Mengatakan dokter tak lebih pintar dari Tuhan

Beberapa kali pula kematian enyah dari tubuhnya
Bahkan hingga sekarang, dia masih berpikir
Kematian memang tak disapa nyana
Sedang aku yang sudah tua ini… belum juga mati
Kapan? Entah, dia hanya pasrah Yang Kuasa

~ oleh adHe gusti pada 2 Maret 2011.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.