La (dengan jiwa terindah)

La, La, La
La
La
La
Tak ada sebuah kata indah selain La
Untuk malam kelabu tanpa bulan
Terlintas tanya, bolehkah?
Bulan, siapakah yang menjadikanmu terang di malam hari?
Dia menjawab : “matahari?”
Lalu siapa yang menjadikan diriku bersinar tanpa bintang?”
Dia menjawab : “La”
La
La
La
Semuanya berlalu dengan gamang,
Juga ketika kehadiran si manusia donat di sisimu
Tak ada lagi pizza yang akan kita habiskan dimalam-malam hujan
Segera aku akhiri drama ini, agar penonton lega
Kemudian La dihujani caci maki.

Yk, 23 Februari 2011

~ oleh adHe gusti pada 2 Maret 2011.

2 Tanggapan to “La (dengan jiwa terindah)”

  1. kasihan La karena dia hanyalah sebatas angan2 yang di harapkan.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.